Mobil Jarang Digunakan Berpotensi Alami Kerusakan

Mobil Jarang Digunakan Berpotensi Alami Kerusakan
Mobil Jarang Digunakan Berpotensi Alami Kerusakan

Unews.id - Mobil yang jarang digunakan dan lama didiamkan dalam garasi bisa menyebabkan kerusakan pada pelumas mobil atau oli.

Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Riecky Patrayudha, mengatakan, potensi kerusakan oli pada mobil bisa saja terjadi jika mobil jarang digunakan apalagi bila jangka waktu hingga berbulan-bulan.

"Kami pernah melakukan studi beberapa waktu lalu, jadi mobil yang setelah diservis lalu diganti oli baru kami diamkan tiga sampai empat bulan. Hasilnya oli itu ternyata sudah berubah menjadi hitam, artinya ada proses yang bisa membuat oli baru tak lagi bagus meski mobil tak digunakan," kata Riecky dilansir Unews.id dari Kompas.com, Selasa (23/6/2020).

Penyebab kerusakan pada oli itu terjadi akibat dalam mesin terdapat serpihan-serpihan atau residu dari logam dan lainnya, belum lagi dengan adanya sisa-sisa oli sebelumnya.

Karena itu, meski sebelum mobil dikandangkan dalam waktu yang lama sudah diganti dengan oli yang baru, bukan berarti oli tersebut akan tetap dalam kondisi baik dalam waktu yang lama.

Bisa jadi karena terkontaminasi kandungan kimia atau zat-zat adiktif di oli tersebut sudah pudar yang akhirnya membuat kualitas pelumas menjadi menurun.

"Kalau masalah oli basi itu saya kurang paham, namun yang jelas kerusakan oli itu bisa saja terjadi pada mobil yang lama tak dipakai. Apalagi mobil tak pernah dipanaskan bisa saja terjadi kondensasi di dalam mesin," kata Riecky.

Hal senada juga diutarakan oleh Suparna, Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak. Kondesasi di dalam mesin bisa saja terjadi saat mobil lama tak digunakan. Biasanya lebih dari satu atau dua bulan.

Karena suhu yang selalu dingin, otomatis terjadi pengembunan yang menimbulkan adanya air di dalam mesin dan bercampur dengan oli.

Dengan demikian, sebaiknya bila mobil sudah lama tak digunakan, jangan langsung dihidupkan.

"Baiknya dicek dulu dari dipstick oli untuk melihat warnanya. Pernah ada kasus saat mobil tak dipakai dua bulan itu oli sudah kental dan berwarna putih, sangat berbahaya bila ternyata mobil langsung dinyalakan," ujar Suparna.

"Pastikan oli masih bagus, cirinya sedikit bening, tapi kalau sudah berwarna hitam pekat apalagi putih, jangan tunda untuk langsung menggantinya di bengkel," tandasnya. (yt/an/)