Jazz Gunung Ijen Terasa Lebih Hangat dan Intim

Jazz Gunung Ijen Terasa Lebih Hangat dan Intim
Jazz Gunung Ijen Terasa Lebih Hangat dan Intim

Banyuwangi - Jazz Gunung Ijen kembali digelar hari ini, di Amphiteater Taman Gandrung Terakota, Banyuwangi, Jawa Timur,yang menyajikan pemandangan alam yang sangat asri dan persawahan sebagai latar panggungnya. Selain jumlah penonton yang terbatas, antara panggung dan penonton hampir tidak ada jarak hal ini membuat acara musik ini terasa jauh lebih hangat dan intim.

Tak hanya warga Banyuwangi, warga luar daerah juga turut hadri memadati Amphiteater Tamand Gadrung untuk menyaksikan gelaran Jass Gunung ini. Jazz Gunung Ijen ini digelar oleh Jazz Gunung Indonesia selaku promotor, yang siap kembali dengan rangkaian gelaran jazz gunung series-nya. Dikatakan Founder Jazz Gunung Sigit Pramono Jazz gunung hadir merupakan bagian dari Banyuwangi Festival. 

Selain menjadi tempat terselenggaranya jazz gunung,  Amphiteater Taman Gandrung yang letaknya di kaki Gunung Ijen ini juga menjadi salah satu jujugan wisatawan yang datang ke Banyuwangi. Mengingat telah hadirnya pagelaran sendratasi Meras Gandrung yang merupakan budaya tari asli Banyuwangi.  Acara tersebut di gelar rutin dan terjadwal di tiap bulannya dengan harapan wisatawan yang datang bisa mengatur jadwal kapan bisa melihat tari Gandrung. 

Sebenarnya tempat ini tidak hanya untuk Jazz Gunung, kami setiap bulan menampilkan sendratari Meras Gandrung. Hal ini adalah bentuk upaya dari kami untuk melestarikan kebudayaandi Banyuwangi, seperti kita ketahui Ijen dan Gadrung adalah icon dari Banyuwangi. Dengan harapan kami ingin tempat ini seperti di Uluwatu Bali dimana Tari kecak disana sudah terjadwal dengan jelas papar Sigit

Ditambahkan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas Jazz Gunung Ijen telah menjadi rangkaian festival musik jazz yang rutin digelar Banyuwangi. Even ini turut mewarnai beragamnya atraksi pariwisata di Banyuwangi. Selain Jazz Gunung Banyuwangi juga Punya Jazz Pantai.

"Banyuwangi mempunyai destinasi wisata yang lengkap, ada pantai, hutan dan gunung. Ijen Summer Jazz ini merupakan bagian dari 100 Even Festival yang ada. Jazz Pantai sudah kami gelar Agustus lalu dan sekarang saatnya Jazz gunung Ijen yang melengkapi atraksi wisata di kawasan pegunungan kami," jelasnya.

Di pembuka acara Yura Yunita tampil menghangatkan suasana dengam membawakan 10 lagu. Dilanjutkan dengan Parkdrive Band acid jazz. Dan di penampilan ke tiga giliran Tompi yang mengajak ratusan penonton untuk bernyanyi bersama, lagu lagu hits Tompi yang ditampikan menambah kehangatan suasana dingin di tempat tersebut. Pada puncak acara Djaduk Ferianto's Ring of Fire Project Feat Endah Laras dan Richard Hutapea yang menampilkan repertoar lagu lagu Didi Kempot menutup gelaran event tersebut. 

Selain gelaran musik Jazz Sigit mengatakan sore harinya  ada progam Bintang mencari Bintang. Nama Bintan tersebut di ambil dari nama depan salah satu Pemain Jazz yang terbaik di Indonesia yaitu Bintang Indrianto. 

Bintang mencari Bintang ini diambil dari nama dari salah satu pemain Jazz terbaik di Indonesia yaitu Bintang Indrianto. Beliau rela tinggal di sini berbulan bulan untuk mencari anak anak Banyuwangi yang berbakat. Dan tadi kita dapatkan ada anak anak dari Genteng, Cluring. Dan sore tadi tampil bareng bersama Bintang, dan saya kita lumayan bagus untuk tingkat pelajar, dan Banyuwangi ini sebenarnya Gudangnya seniman, pungkasnya. (ren).