Ini dia Profil Joan Mir, Sang Juara MotoGP 2020

Ini dia Profil Joan Mir, Sang Juara MotoGP 2020
Ini dia Profil Joan Mir, Sang Juara MotoGP 2020 (Foto - Istimewa)

MotoGP, Unews.id - Perhelatan akbar MotoGP 2020, telah menelurkan pembalap berwajah baru di musim ini. Joan Mir berhasil mengukir sejarah baru yang begitu menakjubkan hingga menetas menjadi sang jawara.

Joan Mir tercatat sebagai pembalap Suzuki pertama yang menjuarai kelas MotoGP, setelah 10 tahun lalu, tim ini pernah menapaki puncak keharuman di lintasan trek ganas saat masa kejayaan Kenny Robert Jr.

GP valencia, Minggu (15/11) menjadi saksi nyata sekaligus pencapaian yang begitu sempurna bagi pembalap berdarah Spanyol, meskipun laga semalam dirinya hanya meraih podium 7 berada jauh dibelakang Franco Morbidelli, Jack Miller dan Pol Espargaro yang berada di urutan terdepan.

Lantas seperti apa sih Profil Sang Juara Baru MotoGP musim 2020 ini. Yuk ikuti ulasan menarik berikut ini:

Pembalap Jeroan tim Suzuki yang kini tampil gemilang memiliki nama lengkap Joan Mir Mayrata, Pria tampan Kelahiran Mallorca, 1 September 1997. Awal karier sejak dirinya menjadi pembalap. Ia memulai debut balapan, tampil di sirkuit Red Bull MotoGP Rookies Cup di tahun 2013 dan CEV Moto3 Championship.

Mir36 menjadi juara dunia MotoGP 2020 setelah melewati 7 podium dan 1 kemenangan di sepanjang trek musim 2020.

Tahun 2013 lalu, Mir sempat finis di urutan kesembilan dengan torehan angka 107 poin. Baru ditahun 2014, Ia baru bisa mencuri perhatian khalayak ramai dan tampil gemilang finis sebagai juara runner-up dengan catatan 194 poin.

Joan Mir baru pindah haluan ke ajang FIM CEV Moto3 Junior World Championship di tahun 2015. Namun di tahun ini, ia hanya bisa tampil semusim saja, dengan meraih empat kemenangan saja dan berada di urutan keempat klasemen akhir.

Suasana atmosfer keras di ajang balapan Moto3 ia cicipi di tahun 2015 bersama Leopard Racing, di GP Australia, menggantikan posisi Hiroki Ono dimana kala itu ia mengalami cedera.

Pahit manis trek lintasan ajang Moto3, ia rasakan selama dua musim dan membuat dirinya semakin tampil percaya untuk terus merasakan hingga melenggang ke level yang lebih tinggi, meskipun kala itu dirinya sempat gagal meraih podium sempurna.

Titel sang juara dunia baru ia rasakan di akhir musim tahun 2017, dengan raihan 10 kemenangan dari jumlah total 18 kali balapan dan bergabung bersama tim Honda.

Dengan menyandang status Juara kala itu. Joan Mir, akhirnya direkrut oleh Marc VDS Racing Team untuk berlaga di level yang lebih tinggi (Moto2) di tahun 2018. Mir36 hanya berhasil naik podium 4 kali dari 18 seri balapan dan tak pernah mencicipi kemenangan.

Tahun 2019, tim Suzuki kepincut ingin menggandeng Joan Mir sebagai kuda andalan pengganti dari Andrea Lannone. Pembalap asli Spanyol ini akhirnya memutuskan kontrak di Marc VDS dan berpindah haluan ke ajang MotoGP.

Diajang MotoGP 2019, Mir memulai debutnya berduet dengan Alex Rins yang sudah lebih dulu direkrut Suzuki sejak tahun 2017 silam. Dimusim perdana, bergelut diajang MotoGP. Mir kalah melangkah dibandingkan dengan pembalap kelas papan atas lainnya.

Ia hanya bisa menempati, diurutan ke 12 klasemen akhir dan hanya mampu mengumpulkan 92 poin. Hasil yang kurang sempurna di tahun 2019. Jelas Mir dipandang sebelah mata, diajang MotoGP 2020 musim.

Namun siapa sangka, Dewi Fortuna malah berpihak pada Joan Mir. Ia mulai tampil gemilang sejak memasuki ajang di seri keempat (tepatnya di MotoGP Austria). Mir36 meraih podium perdana di finis kedua.

Sejak laga itu, Joan Mir selalu tampil jemawa dan selalu konsisten menyaingi pembalap-pembalap handal lain seperti Quartararo, Franco Morbidelli, Maverick Vinales, Andrea Dovizioso, dimana performanya juga sedang mengalami naik turun

MotoGP Valencia, Minggu (15/11/2020) semalam, Joan Mir bisa menjawab keraguan dan berhasil mengunci dirinya sebagai sang juara MotoGP musim 2020 ini dengan torehan poin sebanyak 171 poin yang sudah menyisakan satu seri tersisa.  

Joan Mir tercatat sebagai Juara Dunia MotoGP 2020 keenam setelah Valentino Rossi, Nicky Hayden, Casey Stoner, Jorge Lorenzo, dan Marc Marque. Akankah musim depan Dewi Fortuna masih berpihak pada pembalap berdarah Spanyol Ini? (yy)